Wahai hati,
Engkau kata engkau sedih dgn pemergiannya,
Engkau kata engkau tidak kuat dgn kehilangannya,
Tapi mengapa engkau tidak melaksanakan hasratnya?
Kalau benar engkau sedih, mengapa engkau tidak bersungguh menjadi orang rasa?
Bukankah itu hasrat ibumu, ingin melihat engkau menjadi orang rasa,
Itulah hiburan terbesar buat ibumu.
Ibumu ingin melihat engkau menjadi org rasa, org berkat.
Ibu sangat ingin melihat anak-anaknya selamat di dunia dan akhirat.
Adakah engkau benar benar merasakan ibumu sudah tiada?
Kan hubungan hati itu takkan pernah putus kalau engkau sudah benar-benar menjadi org rasa!
Kan hubungan roh itu takkan pernah rosak kalau engkau telah menjadi orang berkat!
Bukankah ibu sudah membekalkan Allah dan Rasul buatmu?
Bukankah ibu sudah mempersiapkan para Ikhwan mereka sebagai sumber keberkatanmu?
Peganglah! Ganggamlah! Yakinlah!
Jangan sesekali putus.
Kerana itulah kekuatan hati.
Ayuh segera menjadi orang rasa!
Mari cepat-cepat menjadi orang rasa!
Agar nanti kita melihat kemenangan Islam itu berlaku di tangan-tangan orang berkat.
Oh ibu,
Berbahagialah dikau di sana bersama-sama kecintaanmu,
Anak-anakmu ingin menjejaki hatimu..
Dia selamat. Kita bagaimana?
No comments:
Post a Comment